Cinta terkadang sulit terucap,namun muda untuk di rasa.
Perasaan ini rasa yang tidak aku mengerti ,apa aku jatuh cinta ataukah hanya kagum?.seperti perasaan ini telah menghipnotis diriku yang telah membuat fikiranku frustasi.perkenalkan namanku OIK CAHAYA RAMADHANI anak sma putra bangsa{ngarang nama sekolah}yang telah jatuh hati kepada REZA cowo idola disekolah ku,dia jago dalam bidang non akademik terutama di basket sebagai kapten dan juga pintar dimata pelajaran banyak penggemar cewe.pokoknya Resa itu cowo yang perfec yang pernah aku temui.kalau diibaratkan aku seperti punguk merindukan bulan taukan?jadi ga mungkin dia bakalan suka sama aku cewe yang biasa sajas,simple dan muka pas-pasan.
"hmmm..curhat lagi nie sama buku?"kata dea yang berdiri dibelakangku.Dea itu sahabatku yang paling mengerti aku dan paling ngotot nyuruh aku nembak Reza,,,what??mau ditaruh mana mukaku kalau ditolak Resa,dan ga mungkin banget buatku masa cewe nembak cowo.
"DEA..?kebiasaan dech klo muncul tiba-tiba seperti hantu"
"enak aja...muka cantik gini disamain sama hantu."katany narsis sambil pasang muka cemberut.
"iya dech cantik sahabatku yang paling cantik kalau dilihat dari sedotan"candaku ngakak sedangkan Dea mukanya masam siap nipuk jidatku.ha ha ha ha
"sampai kapan kamu mendam perasaan suka sama Resa,mandang dia dari kejauhan.apa kamu ga takut nanti dia ada yang miliki??"cerocos dea panjang lebar.sedangkan aku hanya tersenyum dengan kata Dea karena sudah biasa aku dengar sampai bosen,yang jelas aku tidak tau ..aku takut untuk mengungkapkan apa yang aku rasa?aku takut setelah Resa tau isi hatiku dia akan membenciku lebih baik aku pendam perasaan ini tidak apalah mengagumi tanpa dicintai.yang penting aku masi bisa melihat senyum dan tawa dia meskipun bukan denganku.hari yang melelahkan bagiku,kurebahkan tubuh ini di atas kasur empuk sambil membayangkan wajah Resa yang sedang bermain basket siang tadi.cinta itu indah jika saling mencintai tetapi sayangnya cinta yang aku rasakan menyakitkan.gimana tidak?aku jatuh cinta dengan orang yang salah....salah karena tidak mungkin jatuh cinta dengan ku.
"OIIIIIK!!!"teriak mama membangunkanku.
"iya ma.pagi-pagi gini sudah teriak -teriak."mencoba bangun sambil ngucek-ngucek mata.
"pagi dari mana ini da jam tujuh oik"kata mama dari luar pintu
"ha!pukul 7..bisa telat ini"teriaku kelabakan lalu lari ketoilet,mandi pokoknya semuanya serba buru-buru.
sambil memakai sepatu lalu lari ke ruang makan.
"mama kok bangunin oik telat si?"omelku
"kamu saja yang susah dibangunin.ga sarapan dulu ?"
"ga ma sudah telat "kataku pamit ga lupa sambil bawa roti panggang.
mampus dech hari inikan ulangannya pak gilang bisa-bisa suruh masuk bk.sampainya aku disekolah untungnya pntu gerbang belum ditutup .
"non oik ,tumben telat ?"tanya pak herman satpam sekolah.
"iya nie pak"jawabku lalu pergi kekelas sambil ngendap-ngendap.
"ngapain kamu?"
"aduh maaf bu saya telat"kataku sambil nunduk .
'ha ha oik ini aku dea "
"sialan,,, kamu de kirain guru,mau kemana de bukannya hari ini ulangan?"tanyaku kepo.
"pak gilang hari ini lagi sakit jadi ulangannya ditunda dan sekarang aku mau kekantin..ikut ga dari pada dikelas.?"
"syukur dech"kataku sambil mengusap dada lalu pergi kekantin.
"tumben kamu telat"
"iya nie gara -gara Reza"
"REZA?????kamu jalan sama resa??tanyanya antusias.
"ga maksudnya gara-gara mikirin reza?"
"ya ampun oik"cengo sambil nepuk jidat.saat aku mau kekantin,aku lihat reza main basket dan tanpa aku sadari sebuah bola mendarat tepatdikepalaku.
SIAL!!!DUG
langsung aku oleng dan jatuh tidak sadarkan diri,sebenarnya aku ingin ngumpat siapa si yang lempar bola dikepalaku memangnya ini ring apa?.sayangnya aku tidak sadarkan diri.semua pandanganku kabur dan gelap.saat aku sadar ,ku lihat dea di samping nungguin aku di uks.
"oik kamu sudah sadar?"tanyanya kawatir.
"dea kok aku bisa disini,bukanya tadi mau kekantin?"
"iya cuma sayangnya kamu kena bola trus pingsan."
"ha pingsan?kok bisa"
"ya bisalah oya kamu tau ga tadi reza yang bawa kamu kesini lho trus beliin kamu roti,kamu belum sarapan kan"
reza bawa aku keuks dan beliin aku roti...mimpi apa aku semalam .
"ye senyum-senyum lagi?mikirin reza ea?"ledek dea aku hanya tersenyum dengan muka merah karena malu.
"kalau suka nyatain saja jangan dipendam terus"sindir dea.
Reza sampai kapan aku terdiam seperti ini memendam rasa,perasaan ini makin lama makin membuat ku tersiksa ?dan sampai kapan aku harus menunggu waktu yang tepat untuk mengungkapkan jika aku mencintaimu.oh Reza asal kamu tahu ,aku terluka dengan perasaan ini.dari semua rasa yang aku rasakan yang paling tidak aku mengerti yaitu cinta.meskipun aku sadar jika ini hanya sebuah mimpi untuk mendapatkanmu,jika perasaan ini membuatku terluka lebih baik,aku tidak merasakannya,begitu sakit jika mencintai seseorang yang hanya bertepuk sebelah tangan.jika aku hanya diam dalam cinta yang semakin hari ,semakin menyiksaku itu membuatku menyedihkan.apa salahnya jika aku mencoba mendekati Reza?dengan keberanianku,aku coba mendekati Reza yang lagi bermain basket,dan dia menghampiriku.
"kak maaf ganggu ,,,makasi kemarin da bawa oik ke uks?"kataku dengan grogi
"sama sama ..maaf juga gara-gara aku salah lempar bola ngenain kamu"
"ga pa-pa kok kak"
"nama kamu siapa?"tanya Resa sambil ngulur tangannya
"oik"kataku sambil menyembunyikan rasa malu.
"kak oik pergi kekelas dulu ea bentar lagi bell..makasi "kataku sambil berjalan pergi.
"oik"panggil Resa lalu menolehnya
"nanti pulang sekolah boleh aku ketemu kamu"tanyanya sambil tersenyum aku pun tersenyum...sambil mengangguk betapa senangnya."cieee yang habis ketemu Reza gimana ada kemajuan?'
"iya dea REZA ngajak ketemuan sama aku pulang sekolah'
'hmmm bagus dech'
bersambung....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar